Rabu, 18 Mei 2016

HomeSchooling - Menggali Potensi Anak

jasa grafologi,potensi diri,analisa tulisan tangan,mengetahui bakat,mengenal karakter diri,jurusan sekolah,pilih karier pekerjaan,tanda tangan,analisa kepribadian


Temukan Potensi Anak Sejak Dini


Sekolah adalah pendidikan formal yang dipilih para orang tua untuk memenuhi kebutuhan dan atau hak seorang anak. Namun, tidak sedikit orang tua yang kebingungan dalam menentukan sekolah mana yang terbaik untuk anak-anaknya. Sebelum memilih sekolah, ada satu hal esensial yang perlu orang tua perhatikan sejak dini, yaitu potensi, karakter, kekuatan dan kelemahan anak yang dimiliki.

Karena hal ini akan menjadi salah satu pertimbangan yang paling menentukan tak hanya sekolah apa yang cocok untuk anak, tetapi juga Mungkin ada beberapa orang yang familiar dengan istilah Multiple Intelligences (Gardner, 1991), yang mana inteligensi diidentifikasi sebagai banyak formasi. Menurut Gardner, ada 8 kecerdasan majemuk (multiple intelligence), yaitu Kecerdasan Linguistik (Word Smart); Kecerdasan Logika Matematika (Logic Smart); Kecerdasan Kinestetik/Fisik (Body Smart); Kecerdasan Visual Spasial (Picture Smart); Kecerdasan Intrapersonal (Self Smart); Kecerdasan Interpersonal (People Smart); Kecerdasan Musikal (Music Smart); Kecerdasan Naturalis (Nature Smart).

Kemudian ditemukan lagi ada dua kecerdasan majemuk tambahan yaitu Kecerdasan Eksistensial dan Kecerdasan Spiritual. Dengan kata lain, seorang anak memiliki inteligensi (cara belajar, daya ingat, pemahaman, performa) yang tidak sama dengan anak yang satu dan lainnya. Contoh yang bisa kita ambil adalah anak yang mahir bermain alat musik dan anak lain yang suka matematika. Anak-anak ini tentunya memiliki kemampuan dasar serta minat yang berbeda. Yang satu unggul dalam kecerdasan musikalitas, yang satu lagi mahir dalam kecerdasan logika matematika. Hal-hal seperti inilah yang patut dipertimbangkan oleh orang tua Konsep sekolah yang sangat umum di Indonesia adalah sistem pendidikan konvensional dimana anak-anak diikat oleh peraturan sekolah dari mulai seragam, jam sekolah, modul yang diberikan serta lingkungan belajar mengajar yang notabene sangat pasif. Namun, kondisi sekolah seperti ini pastinya tidak cocok bagi anak lebih senang belajar dengan cara mengeksplorasi ruang gerak dengan anggota tubuhnya daripada harus duduk diam mendengarkan dan menulis.

Akibatnya, si anak akan merasa tidak nyaman belajar dan hal ini tentu akan mempengaruhi hasil tes dan nilai rapornya di kemudian hari yang mungkin lebih rendah daripada anak lain di kelasnya. Ini akan terkesan si anak memiliki kemampuan inteligensi yang kurang dibanding teman-teman.
Padahal, itu karena lingkungan belajar yang tidak sesuai dengan kapasitas anak sehingga tidak memungkinkan si anak untuk mengekspresikan diri dan memunculkan potensi yang dimilikinya. Saat ini banyak pilihan sekolah dengan sistem yang berbeda, seperti sekolah nasional plus, sekolah internasional, sekolah Montessori, sekolah alam, sekolah dengan kurikulum IB, sekolah dengan kurikulum Cambridge, sekolah berbasis agama, sekolah berasrama, dll.

Pelajarilah satu per satu sistemnya dan pilihlah yang sesuai dengan karakteristik anak. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mengenali potensi anak. Yang pertama adalah mengajak anak untuk mencoba banyak hal baru sehingga dia memiliki pengalaman serta pengetahuan yang luas. Misalnya, mengajak anak untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang bersifat edutainment yang mengenalkan anak kepada profesi yang ada di Indonesia maupun dunia.

Selanjutnya berikan kebebasan kepada anak untuk memilih pilihan-pilihan terbaik yang sudah ditawarkan. Alternatif lain yang mungkin bisa diterapkan adalah homeschooling dengan mengikuti cara Ibu Septi Peni Wulandani, seorang tokoh inspiratif yang mendidik anak-anaknya dengan cara yang sangat unik


Beliau memberi kebebasan ketiga anaknya untuk memilih jalan pendidikan mereka masing-masing. Mereka memilih untuk tidak sekolah secara formal, namun belajar dengan ibunya dirumah sesuai denganminat, bakat mereka. Mereka juga belajar melalui proyek-proyek yang mereka susun sendiri dan harus mereka presentasikan kepada orang tua mereka. Kemudian mereka akan menjalankan proyek tersebut setelah mendapat persetujuan dari orang tua mereka.

Proyek-proyek tersebut biasanya mengharuskan mereka untuk berinteraksi dan melibatkan orang-orang dari berbagai profesi sehingga mereka berkesempatan untuk belajar langsung dari ahlinya. Pada dasarnya pilihan-pilihan itu ada dan semua kembali kepada kebijakan orang tua. Oleh karena itu, sebelum memutuskan sekolah untuk anak Anda, sebaiknya kenali dulu minat dan potensi yang anak Anda miliki.


Keep Your Handwriting

Alpha Graphology Center

http://www.AlphaGraphologyCenter.com



Graphology center, konsultan grafologi, mengetahui kepribadian, jasa analisa tulisan tangan, mengetahui bakat, mengenal karakter diri, pilih jurusan sekolah, pilih karier pekerjaan, tanda tangan, mengetahui kekuatan dan kelemahan diri, homeschooling,home education,sekolah di rumah,unschooling

Continue Reading…

Salah Pilih Jurusan - Fenomena Unik Mahasiswa Indonesia

jasa grafologi,potensi diri,analisa tulisan tangan,mengetahui bakat,mengenal karakter diri,jurusan sekolah,pilih karier pekerjaan,tanda tangan,analisa kepribadian

Kenali Karakter Diri Sebelum Pilih Jurusan


Jakarta[UNAS] - Salah pilih jurusan Sekolah? Ini adalah fenomena unik yang terjadi di Indonesia. Beberapa mahasiswa mengaku pernah mengambil jurusan atau program studi yang berbeda sebelum akhirnya memilih program studi yang saat ini dijalani. Sebagai contoh, seorang mahasiswa mengambil studi Akuntasi. Namun, tahun berikutnya, ia akhirnya mengambil program studi Desai Komunikasi Visual. 

Hal tersebut diakui oleh pakar psikologi anak dan remaja Dr Charyna Ayu Rizkyanti SPsi MA. Charyna menuturkan berdasarkan riset yang dilakukan Universitas Nasional, permasalahan salah memilih jurusan atau program studi masih dipengaruhi oleh minimnya informasi tentang potensi diri calon mahasiswa. 

"Penyebab utamanya, sebagian mereka melakukan pilihan jurusan bergantung kepada pendapat pribadi yang belum tentu sesuai dengan potensi, karakter, kekuatan dan kelemahan dalam diri mereka, termasuk juga pengaruh teman-temannya," ungkap Charyna yang juga merupakan Ketua Bidang Pendidikan Karakter dan Pengembangan Karier Badan Konseling Integritas Bangsa Universitas nasional ini. 
Sementara itu, Rektor UNY Prof Dr Rochmat Wahab MPd MA menuturkan, mahasiswa membutuhkan karakter tertentu dalam proses belajar dan penyelesaian tugas kuliah hingga masa bekerja. Di luar minat dan bakat, kegagalan studi atau antusiasme yang minim bisa jadi akibat karakter mahasiswa yang kurang mendukung. 

"Karakter atau ciri kepribadian tertentu memang dapat mengarahkan keberhasilan profesi seseorang. Katakalah, mahasiswa kedokteran yang ingin berhasil diharapkan sejak kuliah mampu menunjukkan perilaku peduli, menyenangkan, melindungi, dan melayani," kata Rochmat. 

Rochmat menjelaskan, secara umum tidak diperlukan tes khusus untuk mengetahui kecocokan karakter dengan jenis program studi. Namun, secara khusus, tes kepribadian sangat diperlukan untuk pemilihan program studi tertentu. Misalnya, program studi Kependidikan dan Kedokteran. Tes kepribadian ini dapat dilakukan pada awal masuk program pendidikan akademik, tetapi bisa juga dilakukan pada awal masuk program pendidikan profesi. 

Charyna menjelaskan, pada masa SMA, remaja berproses dalam pencarian identitas dirinya. Meskipun ini fase alamiah yang umum, kepekaan dari lingkungan, terutama dari orangtua, tetap diperlukan. Orangtua yang peduli akan mampu mendeteksi perubahan pada remaja sehingga remaja dapat terelakkan dari hal-hal yang sifatnya negative dan mampu mengembangkan potensi dirinya. Jadi, remaja akan mampu memutuskan jurusan yang dipilih sesuai dengan potensi dirinya. Inilah yang disebut bahwa remaja telah menemukan jati dirinya.

Keep Your Handwriting

Alpha Graphology Center

http://www.AlphaGraphologyCenter.com


Graphology center, konsultan grafologi, mengetahui kepribadian, jasa analisa tulisan tangan, mengetahui bakat, mengenal karakter diri, pilih jurusan sekolah, pilih karier pekerjaan, tanda tangan, mengetahui kekuatan dan kelemahan diri, homeschooling,home education,sekolah di rumah,unschooling
Continue Reading…

Pilih Sekolah Sesuai Karakter Anak

jasa grafologi,potensi diri,analisa tulisan tangan,mengetahui bakat,mengenal karakter diri,jurusan sekolah,pilih karier pekerjaan,tanda tangan,analisa kepribadian


Apa Potensi Dan Karakter Anakmu ?


Masalah pendidikan, terutama sekolah, menjadi topik yang nggak akan pernah selesai dibahas. Mulai dari metode pengajaran, status sekolah, jurusan sekolah, hingga lokasi dan kondisi sekolah, menjadi pertimbangan tersendiri bagi orangtua dalam menentukan sekolah yang tepat untuk anak.

Lantas, bagaimana sebenarnya memilih sekolah yang tepat untuk buah hati? Erfianne S. Cicilia, Psikolog dari LPT UI, menjelaskan caranya dalam sebuah ulasan di situs lptui.com. Menurut Erfianne, memilih sekolah yang tepat berarti memilih sekolah yang mampu mengakomodasi aktualisasi potensi anak, karakter anak,kekuatan dan kelemahan anak.Kenali terlebih dulu karakter dan kemampuan anakmu sebelum memutuskan sekolah mana yang akan dipilih. “Jika kemampuan anak tergolong kurang, jangan dipaksakan masuk ke sekolah yang kompetisi akademiknya sangat keras karena akan membuat anak terbebani, minder, dan akhirnya merasa lebih bodoh dari apa yang semestinya bisa ia tampilkan,” tulis Erfianne.

Ia juga mengatakan bahwa penting juga untuk memilih sekolah yang sesuai dengan minat dan bakat anak. Usahakan sekolah yang kamu pilih memiliki ekstrakurikuler yang bisa mendukung bakat si kecil. Pendapat anak pun harus dipertimbangkan dalam memilih sekolah. Setelah itu, barulah kamu melihat berbagai fasilitas sekolah yang mendukung proses belajar dan mengajar anak.


Keep Your Handwriting

Alpha Graphology Center

http://www.AlphaGraphologyCenter.com


Graphology center, konsultan grafologi, mengetahui kepribadian, jasa analisa tulisan tangan, mengetahui bakat, mengenal karakter diri, pilih jurusan sekolah, pilih karier pekerjaan, tanda tangan, mengetahui kekuatan dan kelemahan diri, homeschooling,home education,sekolah di rumah,unschooling
Continue Reading…
Jumat, 16 Oktober 2015

Grafologi Untuk Mengontrol Anak Apakah Suka Berkata Bohong Atau Tidak

Kejujuran Adalah Karakter Utama Dan Pertama Dalam Pertemanan Atau Bermitra Bisnis

Kejujuran dalam pergaulan atau bermitra bisnis adalah hal yang sangat penting untuk kelanggengan pertemanan dan bermitraan. Kejujuran hendaknya dibentuk dan dibimbing semenjak masih kecil, sehingga ketika dewasa sudah menjadi karakter sebagai orang yang jujur, berkata benar dan tidak berkata bohong.
Untuk membimbing anak menjadi anak yang jujur, berkata benar, ada beberapa yang harus dilakukan, yaitu :

• Pemahaman Arti kejujuran

Jujur adalah perbuatan baik dan karakter awal yang harus dimiliki dalam pergaulan. Dengan jujur orang lain akan percaya kepada kita. Berikan contoh terbaik, manusia yang paling menjaga kepercayaan orang lain, yaitu Nabi Muhammad SAW. Karena kejujuran dan selalu berkata benar, Beliau mendapat gelar dari kaum Quraisy, yaitu Al Amiin, orang yang sangat bisa dipercaya. Beliau dipercaya untuk menyelesaikan perselisihan antar kafilah dalam pemindahan batu Hajar Aswad ke tempat semula di Ka’bah. Beliau juga mendapat kepercayaan penuh untuk memimpin perniagaan besar milik saudagar kaya raya Khodijah.
Untuk menjadi orang yang jujur, semenjak masih kecil dibiasakan berkata benar, beri anak kesempatan berkata apa adanya dan sebagai orang tua tidak langsung memarahinya walau yang dilakukan anaknya tersebut tidak benar. Baru setelah menceriterakan apa adanya, sebagai orang tua mengucapkan terimakasih atas kejujurannya tersebut dan setelah itu memberi masukan atau nasehat bahwa perbuatannya tidak benar dan tidak boleh dilakukan kembali. Orang tua juga harus memberikan contoh berkata benar dan menepati janji baik ketika dengan orang lain dan juga kepada anaknya.

• Beri anak pujian atas kejujurannya

Beri anak pelukan dan pujian atas kejujurannya mengakui kesalahan dirinya. Bangunkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab atas perbuatanya.

• Beri rasa aman untuk berkata benar

Ketika anak berkata bohong karena takut dimarahai, janganlah langsung memarahinya. Tapi, berikanlah pelukan dan cinta kasih Anda pada anak. Sehingga anak akan merasa nyaman dengan Anda. Hingga dia pun akan mencoba untuk tidak berkata bohong lagi.

• Pendidikan agama

Menanamkan pendidikan agama sejak kecil merupakan cara terbaik untuk mengajarkan kejujuran. Banyak sekali pelajaran agama yang berkaitan dengan perilaku jujur dan memberikan pengertian bahwa berbohong itu perbuatan dosa yang sangat tidak disukai oleh Allah. Pembekalan seperti ini sangat penting untuk mengajarkan anak agar selalu berkata jujur.

• Berkumpul dengan teman yang jujur

Jika teman-teman anak Anda berbohong dan menipu, kemungkinan besar bahwa anak Anda pun akan seperti mereka. Tapi kalau teman-teman anak Anda terhormat dan jujur, maka putra atau putri Anda akan cenderung menjadi sama. Ajarkan anak Anda untuk bergaul dengan anak-anak lain yang jujur dan dapat dipercaya.
Namun seiring bertambahnya usia, anak tumbuh besar dan pergaulan semakin luas, sedangkan intensitas komunikasi semakin berkurang, orang tua harus tetap menjaga dan mengontrol agar anaknya tetap dalam kejujuran, berkata benar dan tidak suka berbohong.
Orang tua perlu mempunyai alat kontrol apakah anaknya berkata jujur atau suka berbohong. Ada beberapa uji misalkan dengan melihat respon dia saat ditanya, body language, atau dengan melihat gerakan bola mata ketika menjawab pertanyaan, atau dengan melihat tulisan tangannya (grafologi).
Dengan melihat tulisan tangan anaknya, oang tua bisa mengetahui karakter anaknya apakah suka berbohong atau tidak, tanpa melakukan tes tanya jawab langsung (face to face). Dengan analisa tulisan tangan juga si anak tidak merasa dirinya sedang di awasi atau merasa dirinya sudah mulai tidak dipercaya lagi orang tuanya.

Trait Deceptiveness

jasa grafologi,potensi diri,analisa tulisan tangan,mengetahui bakat,mengenal karakter diri,jurusan sekolah,pilih karier pekerjaan,tanda tangan,analisa kepribadian

Apa saja tanda-tanda tulisan tangan (trait) yang menunjukkan orang suka berbohong atau tidak? Dalam grafologi ada beberapa trait yang menunjukkan karakter orang suka berkata bohong atau tidak, salah satunya adalah deceptiveness.
Orang yang tulisan tangannya mempunyai trait deceptiveness mempunyai karakter dia berusaha dengan cara berkata bohong, menipu atau bermain curang dalam mencapai tujuannya. Untuk melindungi dirinya dari serangan atau pertanyaan-pertanyaan tentang dirinya, dia suka berkata berbohong, beda apa yang dia lakukan dengan yang dia ucapkan. Banyak mencari alibi yang digunakan untuk menyelamatkan dirinya.
Terhadap orang ini sebaiknya harus hati-hati bila berteman dengannya dan hindari bermitra bisnis dengan orang deceptiveness ini. Sangat beresiko melakukan kerjasama atau perjanjian dengan orang ini.
Apabila diketahui tulisan anak ada trait deceptiveness, orang tua perlu segera membimbing anaknya dengan pendidikan agama yang kuat agar kembali jujur, berkata benar, tidak berbohong.


Keep Your Handwriting

Alpha Graphology Center

http://www.AlphaGraphologyCenter.com


Graphology center, konsultan grafologi, mengetahui kepribadian, jasa analisa tulisan tangan, mengetahui bakat, mengenal karakter diri, pilih jurusan sekolah, pilih karier pekerjaan, tanda tangan, mengetahui kekuatan dan kelemahan diri, homeschooling,home education,sekolah di rumah,unschooling

Continue Reading…

Memilih Jurusan Kuliah Sesuai Potensi Diri

MAHALnya Akibat Salah Pilih Sekolah


Suatu hari ada orang tua bersama anaknya, mahasiswa fakultas hukum semester akhir salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Jakarta, datang ke rumah.

Sepasang orang tua ini sedang bingung karena anak laki-lakinya yang hampir menamatkan pendidikannya tidak mau mengerjakan tugas akhir sebagai syarat kelulusannya. Padahal jika sudah sampai batas waktu akhir yang telah di tentukan, dia terancam drop out. Mereka tidak mengetahui alasan anak laki-lakinya tersebut tiba-tiba mogok, tidak mau menamatkan kuliahnya.

Setelah panjang lebar berbicara dengan anaknya secara terpisah, akhirnya dapat ditemukan akar permasalahnnya.

“ Setiap anak memiliki ciri yang berbeda-beda, baik dari sifat, karakter, juga kekuatan dan kelemahannya. Anak Ibu memiliki kecenderungan sifat agak pendiam, tertutup, kurang suka bergaul, menyukai hal-hal yang bersifat teknis, suka berada atau bekerja sendiri dalam ruangan, kurang menyukai pekerjaan yang berhadapan dengan manusia yang mengandalkan kemampuan komunikasi, dan banyak lagi ciri lainnya. Ciri-ciri inilah yang sebenarnya bisa dijadikan petunjuk dalam mengarahkan bidang yang sesuai dengan karier anak ibu. Sayangnya selama ini tidak ada seorangpun yang bisa mengidentifikasi petunjuk-petunjuk berharga ini, tidak pendidik, tidak juga sekolah, atau orang tuanya”.

“Dari petunjuk lebih dalam, anak ibu sangat tidak menyukai bidang hukum seperti keinginan orang tuanya. Bidang yang menjadi minatnya adalah design grafis atau animasi komputer”. Kedua orang tua anak tersebut tercengang mendengar paparan tersebut.

“Jadi selama ini anak Ibu ketakutan akan profesi yang akan digelutinya kelak, karena profesi tersebut bukan keinginannya. Dia sangat tidak menyukai pekerjaan yang berhubungan dengan manusia dan melibatkan komunikasi langsung terlebih lagi dengan berdebat”.

“Oleh karena itu pada detik-detik terakhir mendekati penyelesaian kuliah, tekanan itu muncul makin hebat menghantui dirinya. Anak ibu ketakutan membayangkan dirinya berprofesi di bidang hukum dan berhadapan dengan publik. Jadi dia berfikir sebagai jalan terakhir mengambil keputusan untuk mogok dan tidak mau mengerjakan tugas akhirnya.”

jasa grafologi,potensi diri,analisa tulisan tangan,mengetahui bakat,mengenal karakter diri,jurusan sekolah,pilih karier pekerjaan,tanda tangan,analisa kepribadian



Kedua orang tua anak tersebut kaget mendengarnya. Mereka baru tahu sesungguhnya potensi-potensi itu bisa diketahui sejak jauh hari, sebelum anaknya menentukan sekolah dan bidang pilihannya.

“Jadi sekarang ini kami harus bagaimana? Kami tidak ingin masalah ini menjadi berlarut-larut.”

“ Begini Pak. Jika anak Bapak dipaksa terus untuk menyelesaikan tugas akhirnya, bisa saja. Tetapi itu Bapak telah mewariskan sebuah penderitaan seumur hidup. Sementara perjalanan hidup anak Bapak masih sangat panjang. Jadi jika yang diwariskan adalah penderitaan, dia akan merasakan dalam waktu yang sangat panjang. Jalan keluar yang jauh lebih berharga, memberi kesempatan meraih sukses dalam hidupnya, sementara pada umunya sukses bisa diraih apabila dia menggeluti profesi yang dicintainya.”

Sampai akhirnya dicapai kesepakatan dengan berat hati, orang tuanya mau menerima keinginan anaknya untuk tidak melanjutkan dan menamatkan pendidikan Fakultas Hukum, melainkan pindah kuliah ke bidang animasi komputer dengan satu perjanjian dia harus menyelesaikannya dengan baik.

Sungguh memprihatinkan, sudah terbayang betapa besar biaya sosial, waktu dan finansial yang harus di tanggung keluarga tersebut. Walaupun orang tuanya cukup mampu, tetap saja akan rugi waktu dan tenaga karena harus memulai segalanya dari awal.

Isi cerita diatas kami ambil dari buku ‘Ayah Edy Punya Cerita’. Tentunya kita berharap dapat mendeteksi potensi-potensi kita sejak dini sehingga peristiwa diatas tidak terjadi pada diri kita dan anak keturunan kita.

Untuk mengetahui potensi-potensi yang kita miliki sebetulnya bisa diketahui dari tulisan tangan kita. Hasil tulisan tangan adalah refleksi dari otak bawah sadar. Dengan analisa tulisan tangan (graphology) dapat diketahui sifat, karakter, kekuatan dan kelemahannya.


Keep Your Handwriting

Alpha Graphology Center

http://www.AlphaGraphologyCenter.com


Graphology center, konsultan grafologi, mengetahui kepribadian, jasa analisa tulisan tangan, mengetahui bakat, mengenal karakter diri, pilih jurusan sekolah, pilih karier pekerjaan, tanda tangan, mengetahui kekuatan dan kelemahan diri, homeschooling,home education,sekolah di rumah,unschooling
Continue Reading…

Untuk Apa Mengetahui Karakter Sejak Dini ?

Kenali Karakter Diri Sejak Dini

“Brak …!” suara pintu dibanting keras Andi pulang dari sekolah, kemudian mengunci pintunya. Ibunya kaget dan menghampiri kamar Andi dan mengetuk pintu minta dibuka, tapi Andi tetap diam di kamar tidak mau membukakan pintu kamar untuk ibunya. Setelah selesai makan malam, ibunya bertanya “ Ada apa, tidak biasanya pulang sekolah marah-marah banting pintu kamar dan menguncinya?”. Pertanyaan ibunya tersebut tidak langsung di jawab, Andi hanya diam saja. Dengan berbagai cara ibunya ingin mendapat jawaban. Akhirnya Andi menjawab sambil marah “Aku di panggil wakil kepala sekolah karena belum bayar SPP. Aku malu, Bu!”. Ibunya baru ingat kalau dirinya lupa memberikan uang SPP kepada Andi.
Ibu Andi menceriterakan peristiwa tersebut kepada kami. Ibunya sama sekali tidak mengerti atas reaksi anaknya ketika di panggil wakil kepala sekolah karena terlambat membayar uang SPP. Sedangkan wakil kepala sekolah tersebut adalah tetangganya sendiri yang sering ketemu di komplek perumahannya. Kemudian Ibu Andi membawa sampel tulisan tangan anaknya yang ia ambil (merobek) dari buku catatan lama sekolah Andi yang sudah tidak dipakai lagi.
Dari sampel tulisan tangan tersebut, ada trait ‘Need For Involement’. Orang yang mempunyai trait demikian mempunyai karakter orang yang sangat tertutup terhadap orang lain. Orang lain tidak boleh tahu apa yang terjadi dengan dirinya. Selain itu orang ini tidak bisa menghadapi masalah sendirian, sangat bergantung kepada orang-orang terdekatnya. dia sangat membutuhkan perlindungan keluarga atau orang-orang terdekatnya. Dia mungkin sangat malu atau terlalu khawatir peristiwa tersebut diketahui dan teman-teman lainnya mengingat wakil kepala sekolahnya adalah tetangganya sendiri. Bila ini terus berlanjut hingga dewasa, ketika bekerja dia sangat bergantung orang lain, setidaknya ada satu teman dekat yang selalu bersamanya.
Demkian karakter dari orang yang mempunyai trait need for involement. Terus untuk apa kita mengetahui karakter diri saat ini? Apa manfaat dari mengetahui karakter diri?
Sangat penting. Dengan mengetahui karakter diri kita bisa tahu atau mengingat masa lalu kita, apa yang harus dilakukan masa kini dan harapan apa kita di masa depan.


jasa grafologi,potensi diri,analisa tulisan tangan,mengetahui bakat,mengenal karakter diri,jurusan sekolah,pilih karier pekerjaan,tanda tangan,analisa kepribadian
Kenali karakter diri sejak dini untuk mengingat masa lalu, tindakan hari ini untuk masa depan lebih baik

Manfaat Mengetahui Karakter Diri Sejak Dini


Masa lalu

Setiap orang hidup mempunyai masa lalu yang berbeda-beda, walau lahir kembar dan tinggal dan dididik dalam keluarga atau orang yang sama. Dengan mengetahui karakter hari ini, kita bisa mengingat atau mengetahui kejadian, peristiwa, perlakuan masa lalu yang melatarbelakangi timbulnya karakter tersebut. Untuk karakter-karakter negatif, dengan mengetahui peristiwa yang melatarbelakangi, hal ini sangat bermanfaat untuk bahan introspeksi dan memperbaiki diri. Dan begitu juga, dengan mengetahui latar belakang timbulnya karakter positif, sehingga akan latar belakang tersebut akan diteruskan dan di sebarkan kepada orang lain.

Masa kini

Dengan mengetahui karakter saat ini, maka akan mempermudah dan memperjelas arah tindakan yang akan dilakukan untuk menghentikan atau mengurangi karakter negatif dan mengembangkan karakter positifnya. Ini adalah masa titik awal untuk masa depan yang lebih baik.

Masa depan

Dengan adanya usaha perbaikan hari ini, diharapkan karakter-karakter negatif yang akan menimbulkan masalah di masa depan tidak terjadi. Dan juga terhadap karakter-karakter negatif yang akan menghambat karakter positif dirinya bisa dihilangkan atau dikurangi. Dan semoga dengan mengetahui karakter diri hari ini, hidup di masa depan hidup besar dengan passionnya.

Semoga bermanfaat.

AGC - Jasa Analisa Tulisan Tangan
Continue Reading…

Sahabat AGC

Jasa Grafologi

Copyright © Analisa Tulisan Tangan | Jasa Grafologi | Powered by Blogger
Design by Saeed Salam | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates